Segera Miliki Website Yang Responsive  – Memiliki Website yang responsive merupakan suatu keharusan di era sekarang ini, karena jika kita punya website tapi belum responsive maka dua kerugian yang akan kita dapatkan : Pertama tidak bisa maksimal tampilan di mobile, dan yang kedua adalah google memandang web kita belum memenuhi syarat SEO Google sehingga kemungkinan tampil di halaman 1 google menjadi kecil. Tapi Bay the way Web Responsive itu apa ya? dari tadi kita ngomong web responsive jangan-jangan kita semua belum tahu apa yang dimaksud dengan web yang responsive, mari kita lihat definisi berikut ini.

Segera Miliki Website Yang Responsive Responsive Web Design (RWD) makin populer sekitar pertengahan 2010 lalu, ini berawal dari sebuah artikel Design Web Responsive yang ditulis oleh Ethan Marcotte pada website alistapart.com, Pada artikel tersebut dia mengusulkan bagaimana sebuah desain web mampu menyesuaikan sendiri ukuran tampilan pada perangkat Mobile serta Desktop secara Fleksibel tanpa harus membuat dua desain untuk perangkat berbeda dengan konten yang isinya sama, dari permasalahan itulah maka lahirlah konsep Responsive Web Design yang lebih fleksibel dan bisa beradaptasi hampir disemua layar berbeda. Dan Google sendiri secara resmi mengeluarkan algoritmanya tentang syarat website harus responsive di tahun 2016 pertengahan juga. Dengan dikeluarkannya Algoritma google tentang responsive website maka semua ramai-ramai beralih ke website responsive.

Menurut Wikipedia Desain Web Responsif (bahasa Inggris:Responsive Web Design (RWD)) adalah sebuah metode atau pendekatan sistem web desain yang bertujuan memberikan pengalaman berselancar yang optimal dalam berbagai perangkat, baik mobile maupun komputer meja. Dengan metode ini, web akan beradaptasi jika dibuka dari perangkat mobile berukuran kecil maupun perangkat komputer meja dengan ukuran monitor besar. Ukuran huruf, user interface, gambar dan tata letak akan menyesuaikan dengan lebar layar dan resolusi layar monitor yang tersedia. Hasilnya pengguna akan merasakan pengalaman mudah membaca, nyaman dan melihat informasi web tersebut sama dengan jika ia melihat melalui perangkat komputer meja.

Jadi sudah sangat jelas bahwa dengan memiliki website yang responsive maka web kita mudah beradaptasi dengan beberapa perangkat baik kecilmaupun besar. Jelas ini adalah sebuah keuntungan yang sangat besar karena dengan begitu website kita bisa di akses dari perangakat apapun sehingga memudahkan user dalam mengakses website.

Dengan bertebarannya templete yang sudah memenuhi persyaratan responsive maka bukan lagi menjadi penghalang untuk memiliki website yang responsive. Tinggal ganti templete maka beres, kecuali kita mau buat desig web yang responsive sendiri nah baru kita harus mengerti bahasa HTML 5, CSS3 dan Javascript. Belum mahir dengan bahasa-bahasa tersebut? gampang ikut aja kursus Membuat Website yang Responsive di Nurul Fikri. Informasi lebih jauh silahkan menghubungi :

  • 0851.0218.5441
  • 0812.8448.8651
  • 0815.1417.5397
  • 0858.9404.4839
  • 089653312998

Save

Save

Mengenal Lebih Dekat Apa Itu CDN – Ada yang sudah tahu apa itu CDN ? dikalangan pengguna komputerpun istilah CDN ini masih terasa asing dan mungkin jarang kita mendengarnya. Memang CDN hanya familiar dikalangan orang-orang tertentu. Berdasarkan hasil penelusuran kami mendapatkan apa dan bagaimana CDN itu. Berikut hasil penelusuran kami, CDN merupakan kepanjangan dari Content Delivery Network atau Content Distribution Network atau dalam bahasa indonesianya disebut dengan Jaringan Pendistribusian Konten.

Mengenal Lebih Dekat Apa Itu CDN

CDN merupakan sebuah sistem jaringan server untuk mendistribusikan konten yang ada dalam sebuah aplikasi/web ke berbagai pengakses/pengguna di berbagai belahan dunia agar data/konten yang dikirim diterima lebih cepat. CDN diperuntukkan buat website atau aplikasi yang pengaksesnya dari berbagai belahan dunia.

Cara Kerja CDN

Mengenal Lebih Dekat Apa Itu CDN

Sebuah web ataupun aplikasi yang diakses secara online tentu mempunyai server pusat yang menyimpan seluruh data web tersebut. Ketika kita mengakses atau menggunakan layanan web tersebut, maka komputernya akan mengirim request http atau permintaan ke pusat server guna menampilkan data yang diminta. Kemudian setelah itu, server akan memproses permintaan itu lalu mengirimkan data yang diminta ke komputer pengakses. Data ini dapat berupa halaman web, video, gambar dan lain sebagainya.

Dalam proses permintaan dan penerimaan itu tentunya membutuhkan waktu. Kecepatan proses ini sendiri tentu ditentukan beberapa faktor. Salah satunya faktor tersebut adalah jarak antara server serta komputer pengakses(client). Semakin jauh jaraknya, maka semakin lama waktu yang dibutuhkan guna melakukan proses tersebut.

Oleh karena itulah, website-website yang diakses dari berbagai belahan dunia memerlukan server lain yang ditempatkan di berbagai tempat di dunia supaya pengakses di wilayah tersebut bisa lebih cepat. Nah Server-server inilah yang disebut CDN server(CDNS). CDNS ini berisikan salinan data-data dari server utama, sehingga ketika client mengakses web tersebut data yang diminta dan diterima bukan dari server utama, melainkan dari cdns sehingga prosesnya lebih cepat.

Begitulah kira-kira cara kerja CDN. Oleh sebab itu, jika kita mempunyai website yang pengaksesnya dari luar negeri, atau yang servernya lemot maka kami rekomendasikan untuk memakai CDN. Melalui CDN, website bapak/ibu bisa diakses dua kali lebih cepat bahkan bisa lebih. Lihat aja website-website besar seperti google, yahoo, mereka punya CDN di indonesia.

Sangat menarik membahas CDN ini, dan tentunya informasi ini baru secuil bapak/ibu perlu menggalinya leih dalam bahkan mungkin bagi para Networker berkeinginan membuat layanan CDN. Ini peluang besar silahkan di eksekusi jika punya Tim dan SDM yang memiliki kemampuan dalam membangun CDN. Selain itu secara financial juga harus kuat.

Save

Pada setiap kegiatan belajar mengajar tidak jarang siswa mengalami kendala di dalam memahami materi pelajaran terutama sekali yang berhubungan dengan visualisasi objek-objek atau sistem kerja yang membutuhkan imajinasi yang tepat sebagai konsep dasar pemahaman yang benar dan akurat. Sebagai contoh ketika para siswa harus membayangkan organ tubuh bagian dalam, sistem tata surya, skala perbandingan planet, sistem peredaran darah, dan sebagainya. Oleh sebab itu penggunaan media alat bantu belajar mengajar (baca: Media Pembelajaran) menjadi penting.

Augmented Reality (AR) merupakan salah satu inovasi teknologi dalam meningkatkan interaksi antara manusia dan mesin yang secara khusus menyediakan antar muka pengguna dalam hubungannya dengan kesadaran terhadap lingkungan komputasi. AR merupakan gabungan dari berbagai disiplin ilmu dalam bentuk teknologi digital yang menggabungkan animasi dengan peristiwa nyata yang berupa video yang dapat meningkatkan persepsi pengguna tentang interaksi dengan suatu objek dalamdunia nyata.

media pembelajaran berbasis teknologi augmented reality

Teknologi AR banyak dikembangkan dalam pembuatan multimedia presentasi pembelajaran sebagai alat bantu guru dalam proses pembelajaran di kelas, dan tidak menggantikan guru secara keseluruhan. Dengan teknologi AR, suatu benda yang sebelumnya hanya dapat dilihat secara dua dimensi, dapat muncul sebagai obyek virtual yang dimasukkan kedalam lingkungan nyata secara real-time. Saat ini penelitian dan penggunaan AR meluas hingga ke berbagai aspek, contohnya dalam bidang industri, bidang medis, bidang penerbangan, periklanan, navigasi, arsitektur bangunan, dan objek virtual.

Dalam pembuatan modul media belajar berbasis AR dengan aplikasi VMC, tahapan-tahapannya cukup mudah dan relatif singkat, sehingga  para pendidik di Sekolah pun sangat mungkin mampu membuat bahan ajarnya sendiri. Ada tiga tahapan pokok yaitu menyiapkan alur cerita (materi) pembelajaran (storyboard) sesuai RPP, pembuatan objek 2D/3D sesuai kebutuhan, dan penyusunan objek menjadi modul dengan aplikasi VMC. Aplikasi Desain 3D yang dapat digunakan adalah Google SketchUp (GSU) untuk objek statis dan Blender / 3DS Max untuk objek beranimasi.

Pertama kali yang harus disiapkan adalah jalan cerita (storyboard) sesuai materi yang akan diajarkan. Sehingga dari situ dapat ditentukan objek apa saja dan perilaku objek apa saja yang perlu dibuat. Selanjutnya objek statis dibuat dengan GSU dan objek beranimasi dibuat dengan Blender.

Tags :

Pelatihan Linux Complete Politeknik Kesehatan Riau – Dewasa ini Sistem Operasi Linux bukan lagi sesuatu hal yang asing bagi masyarakat indonesia. Di Era 2000 an Linux masih dianggap makhluk aneh, susah, dan hanya orang-orang tertentu saja yang bisa belajar, tapi sekarang semua orang bisa dengan mudah mempelajari Linux. Banyaknya tutorial linux yang betebaran di internet, tempat kursus linux banyak tersebar di wilayah indonesia dan desktopnya linux sudah lebih familiar seperti halnya windows sehingga makin banyak orang yang tertarik untuk menggunakan dan mempelajari Linux.

Pelatihan Linux Complete Politeknik Kesehatan Riau

Saat ini sistem operasi Linux sudah banyak di pakai di perusahaan, sekolah, universitas/perguruan tinggi/politeknik bahkan komputer pribadipun sudah banyak yang menggunakan linux. Yang menarik saat ini kampus-kampus mulai menggunakan linux pada server mereka bahkan ada beberapa kampus yang memang menggunakan Linux sebagai bagian dari mata kuliah. Dilihat dari sisi biaya Linux sangat murah, tidak harus bayar lisensi cukp siapkan biaya pengembangan SDM atau rekrutmen SDM yang menguasai Linux. Bagi sebagain Kampus mereka leih memilih mengupgrade SDM IT mereka guna pengembangan lebih jauh. Cukup mengirimkan atau mendatangkan pengajar Linux yang Profesional kemudian, ajari para SDM IT mereka. Sangat simpel, mudah, murah dan dilihat dari kacamata SDM sangat baik buat pengembangan karir. Konsep inilah yang dipakai oleh Politeknik Kesehatan Riau yang bekerjasama dengan LP3 STT Nurul Fikri untuk pengembangan SDM IT mereka.

LP3 STT Terpadu Nurul Fikri bekerja sama dengan Politeknik Kesehatan Riau mengadakan pelatihan “Linux Complete” untuk dua orang staf IT Politeknik Kesehatan Riau, Bapak Al Kahfi dan Bapak Azhari. Pelatihan dengan materi Linux Basic, Linux System Administration, dan Linux Network Administration ini dilaksanakan selama tiga hari, 4-6 Oktober 2016, di Kampus B STT Terpadu Nurul Fikri Jl. Lenteng Agung Raya No. 20 Jakarta Selatan.

Materi yang diajarkan dengan instruktur Bapak Dudi Fitriahadi meliputi pengantar Linux, cara instalasi Linux, perintah dasar Linux, cara mengelola user dan group, cara mengelola paket software, dan cara mengelola aplikasi server jaringan seperti server dns dan web. Sebelum pelatihan ditutup dilaksanakan penyerahan plakat tanda terima kasih dari LP3 STT Terpadu Nurul Fikri yang diwakili oleh Manajer Operasional Bapak Mohammad Idris kepada peserta pelatihan yang diterima oleh Bapak Azhari. (DF)

Save

Tags :

Mengenal CMS E-Commerce Magento – Magento adalah salah satu software aplikasi berlisensi sumber terbuka (open source) yang populer dipakai khusus guna membangun website e-commerce atau penjualan online. Magento dibuat dengan bahasa pemrograman PHP Framework serta basis data (database) MySQL yang juga berlisensi open source. Magento untuk pertama kali diluncurkan pada tanggal 31 Maret 2008 yang dikelola oleh Magento Incorportation (Magento Inc). Aplikasi yang tergolong CMS e-commerce ini memiliki 2 versi, yaitu Enterprise dan Communit

Mengenal CMS E-Commerce Magento

Keunggulan dan Fitur Magento

Seperti halnya CMS pada umumnya, Magento mempunyai banyak keunggulan serta fitur untuk dunia e-commerce yaitu:

  • Tersedia versi Gratis. Guna mendapatkan perangkat lunak Magento hanya perlu mengunduh dari situsnya (magento.com) tanpa harus bayar alias dipungut biaya untuk edisi Communty.
  • Berbasis kode sumber terbuka (Open Source). Pengguna bisa melihat serta memperoleh barisan kode-kode penyusun perangkat lunak Magento tersebut secara bebas, sehingga pengguna tingkat lanjut yang mempunyai kemampuan pemrograman bisa bebas melakukan modifikasi, bahkan bisa mengembangkan sendiri program Magento tersebut lebih lanjut sesuai keinginan.
  • Template atau desain tampilannya mudah dimodifikasi sesuai keinginan pengguna. Apabila pengguna memiliki kemampuan HTML yang memadai, maka pengguna tersebut bisa berkreasi membuat template sendiri. Pengguna yang tidak memahami HTML tentu saja masih bisa memilih template yang tersedia di internet secara gratis ataupun berbayar.
  • Produk bisa ditambahkan tanpa batasan jumlah produk serata pada halaman produk bisa menambahkan deskripsi produk, review, tags dan produk yang terkait.
  • Memiliki wishlist (produk pilihan) serta perbandingan produk untuk pengunjung.
  • Terdapat fitur shopping cart guna pengunjung mengetahui produk apa yang dibeli serta fungsi check-out setelah pembelanjaan selesai.

Software lain yang Diperlukan Magento

  • Web Server Apache 2.x
  • PHP 5.5 atau diatasnya
  • Extension PHP yang dibutuhkan:
    • bc-math
    • (Enterprise Edition only)
    • curl
    • gd
    • ImageMagick
    • 3.7 (or later) or both
    • intl
    • mbstring
    • mcrypt
    • mhash
    • openssl
    • PDO_MySQL
    • SimpleXML
    • soap
    • xml
    • xsl
    • zip
  • MySQL 5.6
  • CMS Magento

Semoga dengan penjelasan singkat tentang apa itu Magento bisa menambah wawasan dan pengetahuan bapak/ibu, Pada pembahasan selanjutnya kita akan lanjutkan dengan bagaimana cara Install Magento, jadi simak terus artikel berikutnya ya …. Terima Kasih

Save

Tags :

Training Pengolahan Data Otoritas Jasa Keuangan – Pengolahan data di dalam sebuah sistem sangat penting, kenapa? karena pengolahan data sangat membantu sekali dalam pekerjaan. Suatu sistem yang kompleks akan terbantu dengan adanya Pengolahan Data, karena selain bisa menyimpan pengolahan data, juga bisa membantu mencari data jika diperlukan. Karena pentingnya sebuah pengolahan data maka Lembaga Otoritas Jasa Keuangan atau OJK mengadakan Pelatihan Pengolahan data dengan menggunakan Access dan Excel.

Training Pengolahan Data Otoritas Jasa Keuangan

Bekerjasama dengan LP3 STT Terpadu Nurul Fikri, Otoritas Jasa Keuangan atau OJK mengadakan pelatihan penggunaan Microsoft Access dan Microsoft Excel dalam pengolahan data pada 29 dan 30 September 2016  di kantor OJK Jalan Budi Kemuliaan Jakarta.

Materi yang dipelajari pada hari pertama tentang menu-menu dan teknik pengolahan data menggunakan Microsoft Access. Pokok-pokok bahasannya antara lain sebagai berikut:

  1. Jenis-jenis data yang diolah oleh Microsoft Access, yaitu Text, Number, Date, Time, Currency, OLE Object, dan Special Object.
  2. Segala sesuatu tentang tabel, dari mulai fungsi, jenis-jenis data yang diolah, desain tabel, hingga langkah-langkah pembuatan tabel yang benar.
  3. Mengatur hubungan (relasi) antar tabel dan/atau query yang telah dibuat.
  4. Membuat bentuk inputan data berupa lookup atau bisa pula disebut sebagai drop down list.
  5. Mengolah data yang dimasukkan kedalam tabel menggunakan berbagai jenis query.
  6. Membuat Form sehingga proses menginput data menjadi lebih interaktif. Selain itu dipelajari pula bagaimana memodifikasi tampilan form sehingga menjadi lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan.
  7. Membuat Report atau laporan sebagai hasil akhir pengolahan data didalam Microsoft Access.

Materi yang dipelajari pada hari kedua lebih difokuskan kepada pengolahan data menggunakan rumus-rumus Microsoft Excel. Garis besar materinya sebagai berikut:

  1. Fungsi matematika yang meliputi penggunaan rumus ABS(), INT(), PI(), RAND(), POWER(), SQRT(), CEILING(), FLOOR(), SIN(), COS(), dan TAN().
  2. Fungsi statistik yang meliputi penggunaan rumus SUM(), AVERAGE(), MAX(), MIN(), COUNT(), dan COUNTA(). Selain rumus statistik standar tersebut, dipelajari pula rumus-rumus yang tergolong database statistics yang meliputi rumus DSUM(), DAVERAGE(), DMAX(), DMIN(), dan DCOUNT(). Dan untuk melengkapi dibahaslah rumus-rumus yang tergolong kedalam Fungsi Statistic If yaitu SUMIF(), AVERAGEIF(), dan COUNTIF() baik dalam bentuk tunggal ataupun dalam bentuk jamak.
  3. Fungsi finansial yang difokuskan pada bagaimana mencari nilai pembayaran atau payment melalui rumus PMT() dan mencari nilai uang sekarang melalui rumus PV().
  4. Bagimana mengambil data dari suatu tabel referensi menggunakan fungsi lookup.
    Mengatur tampilan data berdasarkan kondisi-kondisi tertentu menggunakan fasilitas Conditional Formatting.
    Menjaga keabsahan data menggunakan fasilitas Data Validation dengan baik.
  5. Menyaring data-data yang ada menggunakan berbagai ketentuan dan kebutuhan di dunia kerja menggunakan Data Filter. Membuat otomatisasi pengolahan data di dalam Microsoft Excel menggunakan Macro.