Pada setiap kegiatan belajar mengajar tidak jarang siswa mengalami kendala di dalam memahami materi pelajaran terutama sekali yang berhubungan dengan visualisasi objek-objek atau sistem kerja yang membutuhkan imajinasi yang tepat sebagai konsep dasar pemahaman yang benar dan akurat. Sebagai contoh ketika para siswa harus membayangkan organ tubuh bagian dalam, sistem tata surya, skala perbandingan planet, sistem peredaran darah, dan sebagainya. Oleh sebab itu penggunaan media alat bantu belajar mengajar (baca: Media Pembelajaran) menjadi penting.

Augmented Reality (AR) merupakan salah satu inovasi teknologi dalam meningkatkan interaksi antara manusia dan mesin yang secara khusus menyediakan antar muka pengguna dalam hubungannya dengan kesadaran terhadap lingkungan komputasi. AR merupakan gabungan dari berbagai disiplin ilmu dalam bentuk teknologi digital yang menggabungkan animasi dengan peristiwa nyata yang berupa video yang dapat meningkatkan persepsi pengguna tentang interaksi dengan suatu objek dalamdunia nyata.

media pembelajaran berbasis teknologi augmented reality

Teknologi AR banyak dikembangkan dalam pembuatan multimedia presentasi pembelajaran sebagai alat bantu guru dalam proses pembelajaran di kelas, dan tidak menggantikan guru secara keseluruhan. Dengan teknologi AR, suatu benda yang sebelumnya hanya dapat dilihat secara dua dimensi, dapat muncul sebagai obyek virtual yang dimasukkan kedalam lingkungan nyata secara real-time. Saat ini penelitian dan penggunaan AR meluas hingga ke berbagai aspek, contohnya dalam bidang industri, bidang medis, bidang penerbangan, periklanan, navigasi, arsitektur bangunan, dan objek virtual.

Dalam pembuatan modul media belajar berbasis AR dengan aplikasi VMC, tahapan-tahapannya cukup mudah dan relatif singkat, sehingga  para pendidik di Sekolah pun sangat mungkin mampu membuat bahan ajarnya sendiri. Ada tiga tahapan pokok yaitu menyiapkan alur cerita (materi) pembelajaran (storyboard) sesuai RPP, pembuatan objek 2D/3D sesuai kebutuhan, dan penyusunan objek menjadi modul dengan aplikasi VMC. Aplikasi Desain 3D yang dapat digunakan adalah Google SketchUp (GSU) untuk objek statis dan Blender / 3DS Max untuk objek beranimasi.

Pertama kali yang harus disiapkan adalah jalan cerita (storyboard) sesuai materi yang akan diajarkan. Sehingga dari situ dapat ditentukan objek apa saja dan perilaku objek apa saja yang perlu dibuat. Selanjutnya objek statis dibuat dengan GSU dan objek beranimasi dibuat dengan Blender.

TAGS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *